KONSEP>INSPIRASI

5 Langkah Mudah Agar Sirkulasi Udara Dapur Lancar

Ada banyak faktor yang mempengaruhi “kesehatan” dapur Anda. Selain faktor kebersihan dapur beserta perlengkapannya, sirkulasi udara dalam dapur juga turut mempengaruhi kesehatan dapur. Udara panas dari kompor maupun masakan yang baru matang tentu mempengaruhi suhu di sekitar dapur. Selain suhu ruangan yang bisa memengaruhi kenyamanan Anda saat di dapur, gabungan dari uap air dan uap minyak dapat merusak perabot dan dinding dalam ruang dapur, mulai dari warna bercak minyak pada plafon hingga warna hitam pada dinding. Semua bisa mempengaruhi mood Anda saat memasak.

Bagaimana cara agar sirkulasi udara dapur lancar, suhu dapur lebih nyaman, serta uap air dan minyak tak lagi terperangkap dalam ruangan? Ikuti beberapa langkah berikut:

  1. Manfaatkan Jendela

Seain membuat ruangan dalam dapur lebih terang, adanya jendela dalam dapur membuat pertukaran udara dalam dapur lebih cepat karena jendela lebih lebar daripada ventilasi udara pada umumnya. Posisikan kompor dekat dengan jendela, tapi jangan sejajarkan tinggi kompor dengan jendela atau sebaliknya karena angin bisa mengganggu kobaran api dari kompor ketika memasak.

 

  1. Tinggikan Plafon

Untuk mengurangi udara panas yang berputar di dapur, Anda bisa menyiasatinya dengan memasang plafon yang lebih tinggi dengan model jack roof (atap bertingkat). Manfaatkan lubang antar atap untuk dijadikan bukaan aliran udara panas. Selain itu, Anda juga bisa melapisi bagian bawah atap seng menggunakan spon.

  1. Gunakan Cookerhood

Jika tidak memungkinkan memasang plafon, gunakan cookerhood. Alat yang berbentuk seperti cerobong asap ini berguna untuk menyerap udara panas dan bau tak sedap yang ditimbulkan saat proses memasak. Menempatkan exhaust fan di sudut ruangan dapur juga bisa Anda lakukan. Yang penting ada perputaran udara dalam dapur sehingga dapur tetap terasa nyaman selama Anda memasak.

  1. Tentukan Posisi Dapur

Sisi utara dan selatan biasanya menerima lebih sedikit panas matahari langsung dibandingkan sisi barat dan timur sebuah rumah. Tempatkan area basah pada sisi barat, agar penumpukan panas pada ruang di sisi itu dapat dinetralisir oleh aliran air saat mencuci piring. Jika dapur Anda sudah terlanjur menghadap ke arah barat, buat penghalang seperti kerai bambu di sisi yang menghadap barat.

  1. Perhatikan Saluran Air

Siapa sangka saluran air juga berperan penting dalam menjaga sirkulasi udara di dapur? Jangan sampai saluran air tidak lancar dan pembuangannya salah. Akibatnya dapur bisa berbau tidak sedap. Kondisi dapur yang kotor dan berbau tidak sedap tentu bisa mengurangi kenyamanan Anda beraktivitas di dapur.

 

Artikel Terkait
Elemen-elemen Penunjang Gaya Industrial pada Hunian
Thursday, 16.03.2017

Dinding bata terlihat, tiang-tiang terpampang, bahkan pipa-pipa saluran AC malang melintang bebas di langit-langit ruangan.

Hunian Sejuk Dengan Tren Warna 2017: Greenery
Thursday, 16.03.2017

Nature never goes out of style. Terinspirasi dari alam, kombinasi warna antara hijau dan kuning atau “Greenery” pun dipilih oleh perusahaan periset warna

Intip Tren Desain Interior 2017
Thursday, 16.03.2017

Salah satu cara agar bersemangat menyambut tahun yang akan datang adalah dengan mengubah desain interior.

Rencanakan dengan Jurnal Rumah

Mewujudkan rumah impian Anda
dimulai dari sekarang. Dengan Jurnal Rumah, Anda dapat
merencanakan pembangunan rumah dengan mudah dan lebih terstruktur.

Mulai
Produk

Semen Holcim Serba Guna

Cari Tahu