BANGUN>INSPIRASI

3 Cara Kreatif Membersihkan Dapur

Dapur jadi salah satu pusat aktivitas Ramadan, mulai dari mempersiapkan sahur hingga mempersiapkan buka puasa. Di hari biasa membersihkan dapur pada hari saja sudah menjadi kegiatan yang melelahkan dan butuh waktu, apalagi di bulan Ramadan. Agar kebersihan dapur tetap terjaga di bulan Ramadan, baca beberapa cara simpel dan kreatif membersihkan dapur agar tak mengganggu ibadah Anda.

  1. Disiplin setelah memasak

Salah satu kunci agar tak repot membersihkan dapur, cobalah disiplin membersihkan dapur setiap selesai memasak. Bulan Ramadan jadi waktu yang tepat untuk menerapkan disiplin di dapur. Seperti dilansir The Kitchn, metode SOSD bisa membantu Anda membersihkan dapur dengan cepat.

  • Selalu bersihkan wastafel dan permukaan dapur. Lap cipratan air, kotoran, dan minyak agar tak meninggalkan noda membandel.
  • Segera bersihkan remah-remah makanan atau kerak di oven atau microwave. Jika dibiarkan, cipratan minyak ataupun adonan yang menembel terlalu lama akan sulit dibersihkan.
  • Biasakan untuk tidak menunda waktu pembersihan di dapur. Segera bersihkan ketika ada remahan atau kotoran.
  • Pastikan wastafel bebas dari piring kotor. Segera cuci piring setelah selesai berbuka atau sebelum tidur agar semua dapur siap untuk kembali digunakan saat sahur.
  1. Membersihkan microwave

Dengan alasan kepraktisan, penggunaan microwave Anda bisa jadi meningkat berkali lipat selama bulan Ramadan, terutama untuk menghangatkan makanan sahur. Jika Anda menemukan kerak atau sisa makanan yang telanjur mengeras di dalam microwave, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah untuk mengisi mangkuk yang aman untuk microwave dengan air hangat, lalu hidupkan microwave selama sekitar 3 menit atau sampai air berubah menjadi uap. Lalu keluarkan mangkuk dan tunggu microwave hingga mendingin, kemudian ambil kain dan lap bagian dalam microwave sampai kerak-kerak menghilang.

  1. Menghilangkan aroma tak sedap

Ada beberapa sumber bau tak sedap dari dapur, salah satunya bau amis pada talenan kayu. Masalah utama talenan kayu adalah aroma amis khas daging atau ikan yang tak kunjung hilang meski telah Anda cuci berulang kali. Untuk menghilangkan bau amis, tak cukup hanya mencucinya dengan sabun. Untuk menghilangkan bau tak sedap ini, Anda bisa menggunakan potongan lemon atau jeruk nipis yang digosokkan ke talenan, biarkan sebentar, bilas, lalu keringkan.

Selain bau dari talenan, bau yang tertinggal setelah seharian memasak hidangan buka puasa terkadang tertinggal sampai esok dan makin lama makin mengganggu. Merasa tak punya cukup tenaga untuk membersihkan dapur? Ada satu hal mudah yang Anda bisa lakukan. Gunakan sekitar 4 sendok makan ekstrak vanili, taruh di dalam loyang atau mangkuk yang aman untuk oven lalu panggang selama 1 jam dengan suhu 300oC. Harum vanila pun akan menyebar ke seluruh penjuru dapur. Anda juga bebas bereksperimen dengan mencoba berbagai macam essential oils agar dapur dipenuhi dengan aroma favorit Anda.

Artikel Terkait
Rak Buku untuk Mempercantik Tampilan
Thursday, 16.03.2017

Untuk mengatasi semakin terbatasnya ruang dalam rumah modern, kini sudah sangat banyak ditemukan furnitur yang sekaligus berfungsi sebagai dekorasi

Jendela Besar untuk Kamar Tidur Terang dan Sehat
Thursday, 16.03.2017

Jendela adalah salah satu sumber cahaya alami untuk membangun rumah yang sehat sekaligus hemat energi

Nyaman dengan Kamar Tidur ala Resor
Thursday, 16.03.2017

Musim hujan seperti ini membuat Anda rindu hangatnya matahari dan suasana nyaman di resor.

Rencanakan dengan Jurnal Rumah

Mewujudkan rumah impian Anda
dimulai dari sekarang. Dengan Jurnal Rumah, Anda dapat
merencanakan pembangunan rumah dengan mudah dan lebih terstruktur.

Mulai
Produk

Semen Holcim Serba Guna

Cari Tahu